SMK Negeri 12 Surabaya

DENGAN BUDAYA MEMBANGUN BANGSA
The Real Arts school

TATA TERTIB PESERTA DIDIK

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI 12 SURABAYA PROVINSI JAWA TIMUR

 DASAR HUKUM :

    • Undang-undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
    • Peraturan Pemerintah    19  Tahun  2005  tentang  standar  Nasional Pendidikan pasal 52 poin G;
    • Permendikbud No. 45 Tahun 2014 tentang pakaian seragam sekolah;
    • Undang-undang 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan lambang Negara.
  1. HAL MASUK SEKOLAH.
    • Bel masuk dibunyikan pukul 06.30 dan peserta didik hadir di sekolah 5-10 menit sebelum bel berbuny
    • Sebelum memulai pembelajaran Peserta didik berdoa bersama, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya 3 stanza dengan sikap sempurna, dan literasi selama 15 menit;
    • Jam belajar dimulai  

Senin dan Kamis       : Pukul 06.45 – 15.40  (Jam I s.d. X )

Selasa dan Rabu      :  Pukul 06.45 – 15.20  (Jam I s.d. X )

Jum’at                       :  Pukul 06.45 – 14.30 (Jam I s.d. VIII )

  • Peserta didik  dinyatakan  terlambat  jika  peserta  didik  datang  ke  sekolah setelah bel masuk dibunyikan;
  • Peserta didik yang datang terlambat wajib lapor pada petugas piket, dengan menerima konsekuensi yang telah diatur dalam ketentuan terlambat petugas piket. Ketentuan terlambat di atas berlaku dalam 1 semester.
  • Peserta didik yang tidak masuk sekolah karena sakit atau keperluan penting lain wajib memberi informasi tertulis dari orang tua/wali peserta didik paling lambat 2 (dua) hari setelah tanggal tidak masu

Apabila informasi tertulis   diterima lebih dari 2 hari peserta didik dianggap atau dicatat alpa (membolos).

  • Peserta didik tidak boleh meninggalkan kelas selama jam pelajaran berlangsung sebelum mendapat izin dari guru di kelas, disertai surat permohonan iz
  • Peserta didik tidak boleh meninggalkan sekolah selama jam pelajaran berlangsung sebelum mendapat izin dari guru di kelas, guru piket, wakil kepala sekolah.
  • Kegiatan pembelajaran diakhiri dengan doa dan menyanyikan salah satu lagu daerah/nasional.
  1. KEWAJIBAN PESERTA DIDIK.
    • Peserta didik wajib menghormati dan taat pada Kepala Sekolah, guru, staf TU dan karyawan sekolah.
    • Peserta didik ikut bertanggung jawab atas terselenggaranya kebersihan, keindahan, kelestarian lingkungan dan keamanan, serta kelancaran kegiatan belajar menga
    • Peserta didik wajib menumbuhkan dan memelihara rasa kekeluargaan sesama warga sekolah.
    • Peserta didik memakai seragam dan atribut yang telah ditentukan :
  2. Pakaian :
  3. Pakaian seragam nasional (putih abu-abu) adalah pakaian yang dikenakan pada hari belajar oleh peserta didik di sekolah, yang jenis, model, dan warnanya sama berlaku secara nasiona
  4. Pakaian seragam  nasional  dikenakan  pada  hari  Senin, Selasa, dan pada hari lain saat pelaksanaan Upacara Bende
  5. Pada saat   Upacara   Bendera   dilengkapi   topi   pet,   ikat pinggang warna hitam, dan dasi sesuai warna seragam masing-masing jenjang sekolah, dilengkapi dengan logo tut wuri handayani di bagian depan top
  6. Pakaian  seragam   khas   sekolah   adalah   pakaian   seragam bercirikan karakteristik sekolah yang dikenakan oleh peserta didik pada hari Rabu dan Kamis, dalam rangka meningkatkan kebanggaan peserta didik terhadap sekolahnya.
  7. Pada hari jumat peserta didik memakai seragam pramuka dalam rangka meningkatkan rasa nasionalis dan kebanggaan peserta didik terhadap
  8. Sedangkan pakaian Khas Bengkel atau Laborat dikenakan ketika ada kegiatan bengkel atau laborat yang sebelumnya memakai seragam sesuai hari yang bersangkutan.
  9. Atribut adalah  kelengkapan  pakaian  seragam  nasional  yang menunjukkan identitas masing-masing sekolah terdiri dari badge organisasi kesiswaan, badge merah putih, badge nama peserta didik, badge nama sekolah dan nama kabupaten/kota.

 

  1. Sepatu dan kelengkapan lain :
  2. Sepatu yang digunakan adalah sepatu yang berwarna hitam yang dikenakan pada hari Senin – Jumat.
  3. Sedangkan untuk kegiatan olah raga diatur oleh guru olah raga, yang sebelumnya (pada waktu masuk sekolah) harus memakai sepatu warna hitam.
  4. Kaos olah raga digunakan pada waktu olah raga atau kegiatan lain yang terlebih dahulu diberitahukan oleh panitia yang ditunjuk sekolah.

 

  1. Rambut dan Make up :
    1. Berambut pendek rapi, tidak gondrong dan tidak dicat warna serta tidak gundul, tidak dimodel garis atau dimodel panjang pada bagian belakangnya (untuk putra).
    2. Tidak memakai  anting,  tindik,  tato,  kalung,  gelang  dan  rantai disaku (untuk putra).
    3. Rambut disisir rapi, tidak boleh dicat warna, disambung (untuk putri)
    4. Tidak memakai perhiasan berlebihan, tato, tindik telinga lebih dari 1 (satu). (putri)
    5. Alis tidak dicukur dan tidak memakai kosmetik berlebihan. Tidak diperbolehkan pakai cat kuku (untuk putri)
  • Penggunaan HP di atur sesuai kondisi sekolah di daerah masing – ma
  • Peserta didik wajib mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh sekolah.
  • Peserta didik mengikuti 1 kegiatan ekskul wajib (kepramukaan) dan 1-2 kegiatan ekstra pilihan yang ada di sekolah.
  • Mengembangkan rasa ikut memiliki dan memelihara sarana prasarana dan inventaris kelas yang ada di sekolah.
  • Menjaga nama baik sekolah baik di dalam maupun di luar sekolah.
  • Menjaga kebersihan dan ketertiban masing-masing kelas

 

  1. LARANGAN PESERTA DIDIK.
    • Peserta didik meninggalkan kelas/sekolah tanpa iz
    • Peserta didik  melakukan  kegiatan  yang  bertentangan  dengan  norma hukum, agama, dan masyarakat.
    • Membawa barang di luar kebutuhan belajar dan alat komun Apabila tetap membawa segala resiko kehilangan dan kerusakan menjadi tanggung jawab pribadi.
    • Peserta didik  yang  tidak  memiliki  SIM  dan  kelengkapan  kendaraan, mengendarai kendaraan bermotor ke sekolah.
    • Peserta didik membawa, menggunakan dan mengedarkan :
      1. Rokok;
      2. Narkoba;
      3. Minuman keras dan sejenisnya yang memabukkan;
      4. Senjata tajam; dan
      5. Serta barang lain yang tidak berhubungan dengan kegiatan sekolah.
    • Peserta didik melakukan intimidasi (fisik dan psikis), bullying, dan S
    • Merusak sarana dan prasarana sekolah;

 

  1. HAK PESERTA DIDIK.
    • Presensi kehadiran peserta didik di atur sesuai kebijakan sekolah di daerah masing – masing;
    • Peserta didik   menggunakan   sarana   dan  prasarana   sekolah   setelah mendapat izin sekolah;
    • Peserta didik mendapat perlakuan yang sama;
    • Peserta didik mengikuti kegiatan sekolah;dan

 

  1. Hal-hal  lain  yang  tidak  tercantum  dalam  tata  tertib  ini akan ditetapkan kemudian;
  2.      Tata tertib ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.

 

 

BENTUK - BENTUK PELANGGARAN

 

A.    SIKAP PERILAKU

 
 

No.

BENTUK PELANGGARAN

SKOR SANKSI

 

1

Tidak membawa buku sesuai jadwal.

10

 

2

Membuat kegaduhan di kelas atau di sekolah.

10

 

3

Mencoret-coret atau mengotori dinding, pintu, meja, kursi, pagar sekolah.

10

 

4

Membawa atau bermain kartu remi dan domino di sekolah. 

10

 

5

Memparkir sepeda/motor tidak pada tempatnya.  

10

 

6

Bermain bola di koridor dan di dalam kelas. 

10

 

7

Menyontek

10

 

8

Melindungi teman yang bersalah. 

15

 

9

Menghidupkan handphone waktu KBM. tanpa perintah dan ijin guru

20

 

10

Berpacaran di Sekolah.

20

 

11

Merayakan ulang tahun berlebihan

20

 

12

Menyalahgunakan uang SPP atau uang sekolah.

25

 

13

Membawa atau membunyikan petasan. 

30

 

14

Membuat surat izin palsu.

40

 

15

Meloncat jendela dan pagar sekolah.

40

 

16

Merusak sarana dan prasarana sekolah.

40

 

17

Bertindak tidak sopan/ melecehkan Kepala Sekolah,  guru, dan karyawan sekolah.

50

 

18

Mengancam / mengintimidasi teman sekelas / teman sekolah 

75

 

19

Mengancam / mengintimidasi Kepala Sekolah, guru dan, karyawan.

100

 

20

Membawa / merokok saat masih mengenakan seragam sekolah 

100

 

21

Menyalahgunakan  media sosial yang merugikan pihak lain yang berhubungan dengan sekolah

100

 

22

Berjudi dalam bentuk apapun di sekolah.

120

 

23

Berperilaku jorok atau asusila baik didalam maupun diluar sekolah

150

 

24

Membawa senjata tajam, senjata api dsb. di sekolah.

150

 

25

Terlibat langsung maupun tidak langsung perkelahian/tawuran di sekolah, di luar sekolah atau antar sekolah.

150

 

26

Mengikuti aliran/perkumpulan/geng terlarang/Komunitas LGBT dan radikalisme 

150

 

27

Membawa, menggunakan atau mengedarkan miras dan narkoba

250

 

28

Membawa dan/atau membuat VCD Porno, buku porno, majalah porno atau sesuatu yang berbau pornografi dan pornoaksi.

200

 

29

Mencuri di sekolah dan di luar sekolah.

200

 

30

Memalsukan stempel sekolah, edaran sekolah atau tanda tangan Kepala Sekolah, guru dan karyawan sekolah.

250

 

31

Terlibat tindakan kriminal, mencemarkan nama baik  sekolah.

250

 

32

Terbukti hamil atau menghamili  

250

 

33

Terbukti menikah

250

         

 

B.    KERAJINAN

 
 

No.

BENTUK PELANGGARAN

SKOR SANKSI

 

1

Datang terlambat.

10

 

2

Tidak mengikuti pelajaran tanpa izin.

10

 

3

Meninggalkan kelas tanpa izin.

10

 

4

Di kantin saat jam pelajaran.

10

 

5

Tidak mengikuti dan melaksanakan piket 7K.

10

 

6

Tidur di kelas saat pelajaran berlangsung

10

 

7

Tidak membawa buku yang berkaitan dengan  pelajaran. 

10

 

8

Pulang sebelum waktunya tanpa izin dari sekolah

20

 

9

Tidak masuk sekolah tanpa keterangan.

20

 

10

Tidak mengikuti upacara

20

 

11

Tidak mengikuti kegiatan sekolah

20

 

12

Tidak mengikuti kegiatan ekstrakurikuler

20

       

C.    KERAPIAN

 
 

No.

BENTUK PELANGGARAN

SKOR SANKSI

 

1

Tidak berseragam sesuai dengan ketentuan.

10

 

2

Tidak memasukkan baju. 

10

 

3

Melipat lengan baju, baju tidak dikancingkan

10

 

4

Seragam yang dicoret-coret.

10

 

5

Berambut panjang terurai (peserta didik putri ).

10

 

6

Celana atau rok sobek

10

 

7

Tidak memakai kaos kaki.

10

 

8

Memakai kaos kaki tidak sesuai ketentuan

10

 

9

Tidak memakai ikat pinggang.

10

 

10

Memakai ikat pinggang tidak sesuai dengan ketentuan (hitam)

10

 

11

Seragam atribut tidak lengkap.

10

 

12

Tidak memakai sepatu hitam ( selain olah raga ).

10

 

SURABAYA, 15 JUNI 2019
Kepala Sekolah,

         TTD

Drs. Biwara Sakti Pracihara, M.Pd.
NIP. 19630731 199412 1 003

Profil Sekolah Profil Sekolah

1. Identitas Sekolah

1 Nama Sekolah : SMK NEGERI 12 SURABAYA  

NPSN : 20532210

Jenjang Pendidikan : SMK

Status Sekolah : Negeri

Alamat Sekolah : Jl. Siwalankerto Permai No. 1 RT / RW : 4 / 6 Kode Pos : 60236 Kelurahan : Siwalankerto Kecamatan : Kec. Wonocolo Kabupaten/Kota : Kota Surabaya Provinsi : Prop. Jawa Timur Negara : Indonesia                  

Posisi Geografis : -7.3406 Lintang 112.74 Bujur

3. Data Pelengkap

 SK Pendirian Sekolah : 188.45/383/436.1.2/2012

 Tanggal SK Pendirian : 2012-11-14

 Status Kepemilikan : Pemerintah Daerah

 SK Izin Operasional : 188.45/383/436.1.2/2012

 Tgl SK Izin Operasional : 2012-11-14

 Kebutuhan Khusus Dilayani :

 Nomor Rekening :

 Nama Bank : BANK JAWA TIMUR

 Cabang KCP/Unit : CABANG UTAMA SURABAYA

 Rekening Atas Nama : SMK Negeri 12 Surabaya

 MBS : Ya

 Luas Tanah Milik (m2) : 150000

 Luas Tanah Bukan Milik (m2) : 0 20

Nama Wajib Pajak : 21 NPWP :

3. Kontak Sekolah 20 Nomor Telepon : 031/8436687

 Nomor Fax : 031/8491495

 Email : smkn12surabaya@yahoo.com

 Website : http://www.smkn12surabaya.sch.id

4. Data Periodik 24 Waktu Penyelenggaraan : Sehari Penuh/5 hari

 Bersedia Menerima Bos? : Ya

 Sertifikasi ISO : Proses Sertifikasi

Sumber Listrik : PLN

 Daya Listrik (watt) : 13500

 Akses Internet : Lainnya (Serat Optik)

 Akses Internet Alternatif : Lainnya (Serat Optik)

5. Sanitasi 31 Kecukupan Air : Cukup

 Sekolah Memproses Air : Tidak Sendiri

 Air Minum Untuk Siswa : Tidak Disediakan

 Mayoritas Siswa Membawa : Ya Air Minum

 Jumlah Toilet Berkebutuhan : 10 Khusus

 Sumber Air Sanitasi : Ledeng/PAM

 Ketersediaan Air di : Ada Sumber Air Lingkungan Sekolah

 Tipe Jamban : Leher angsa (toilet duduk/jongkok) 39 Jumlah Tempat Cuci : 20 Tangan

 Apakah Sabun dan Air : Ya Mengalir pada Tempat Cuci Tangan

 Jumlah Jamban Dapat : Laki-laki Perempuan Bersama Digunakan 5 5 5

 Jumlah Jamban Tidak Dapat : Laki-laki Perempuan Bersama Digunakan 5 5 5

Pencarian

Member Area

     
Siswa   Guru   Alumni   Prakerin

 

Gallery

Links

 

Informasi

Hari Ini  :  Sabtu, 17 Aug 2019
Browser  : 
O.S  : 
IP Address  :  3.227.10.125
Animasi
Animasi

Program Animasi tahun 2010-2011, telah dicanangkan adanya kelas unggulan. Kelas ini dimaksudkan ... Detail

Desain Komunikasi Visual
Desain Komunikasi Visual

Menghasilkan tamatan yang trampil dan memiliki kemampuan berwirausaha dibidang industri kreatif yang ... Detail

Desain Interior & Lanscaping
Desain Interior & Lanscaping

Jurusan Interior dan lanscaping telah memenangkan kompetisi Lomba "BAMBOO TOYS" JUARA I ... Detail

Kria Kayu
Kria Kayu

Program keahlian Kriya Kayu didirikan tahun pelajaran 1996 / 1997. Program keahlian Kriya ... Detail

Kria Kulit
Kria Kulit

Kompetensi Keahlian Kria Kulit dibuka tahun 2009/2010 Jurusan ini awalnya telah memiliki alat-alat ... Detail

Kria Logam
Kria Logam

KOMPETENSI KEAHLIAN KRIA LOGAM : Kerja Plat Pekerjaan Las Listrik, las Karbit/asetilyn Cor Logam Patri Keras ... Detail

Kria Tekstil
Kria Tekstil

Program Keahlian Kriya Tekstil berdiri pada tahun 1994 (Tahun  Ajaran 1994 / ... Detail

Multimedia
Multimedia

Program keahlian Multimedia berdiri pada tahun 2001. Latar belakang didirikannya program keahlian ... Detail

Produksi Film
Produksi  Film

Produsi film berdiri tahun 2018,Untuk melengkapi SMK yang berbasis seni di Surabaya ... Detail

Seni Karawitan
Seni Karawitan

Dalam program seni karawitan, selain memelajari komponen normatif dan komponen adaptif, siswa juga ... Detail

Seni Lukis
Seni Lukis

Program keahlian Seni Lukis berdiri  1989 pada saat itu dikenal dengan nama ... Detail

Seni Musik
Seni Musik

Program seni musik berdiri sejak 1987,  mempelajari komponen normatif,  komponen adaptif dan komponen ... Detail

Seni Perdalangan
Seni Perdalangan

Program Keahlian Seni Pedalangan berdiri sejak 1973. Dalam program seni pedalangan, mempelajari komponen ... Detail

Seni Tari
Seni Tari

Program seni tari berdiri tahun 1973. Program Keahlian Seni Tari adalah salah ... Detail

Seni Teater
Seni Teater

Pada program keahlian seni teater, materi yang diberikan yaitu  normatif, adaptif, dan komponen ... Detail

Tata Artistik Teater
Tata Artistik Teater

Tata Artistik adalah penampakan visual yang dibuat oleh tim ahli dalam teater, ... Detail

Teknik Permesinan
Teknik Permesinan

Program keahlian Teknik Pemesinan didirikan pada Tahun Ajaran 2002-2003.   Video Profil Teknik Pemesinan ... Detail